1. Ikuti cara menyimpan mesin cuci yang baik ini
Tempat yang salah tidak hanya akan memperburuk kualitas mesin cuci. Lebih parahnya, penempatan mesin cuci
yang salah malah bisa merusak mesin cuci kamu dengan cepat.
Lantas bagaimana cara menyimpan mesin cuci yang baik?
Pastikan kamu tidak menempatkan mesin cuci di tempat yang lembap karena akan mempercepat kerusakan
mesin cuci. Tempat tertutup dengan sedikit cahaya dan kurang udara juga tidak baik untuk mesin cuci
karena akan mempengaruhi suhu mesin pada mesin cuci.
2. Jangan memasukkan pakaian terlalu banyak
Mungkin karena terburu-buru, kamu tidak sadar memasukan pakaian yang terlalu banyak ke dalam mesin cuci kamu. Padahal, kebiasaan seperti ini dapat berakibat fatal dan tidak dapat membuat mesin cuci awet dan tahan lama, lho. Selain kinerja mesin cuci jadi tidak maksimal, kotoran dari pakaianmu akan terhambat sehingga pakaian tidak dapat tercuci dengan baik. Selalu perhatikan kapasitas maksimal mesin cuci kamu agar kamu tidak mencuci pakaian berlebih dari kapasitas mesin cucimu!
3. Jangan simpan pakaian terlalu lama
Kebiasaan buruk lainnya yang dapat merusak kualitas mesin cuci adalah kebiasaan menyimpan pakaian terlalu lama dalam mesin cuci. Menyimpan pakaian basah atau pun kering terlalu lama dalam mesin cuci justru dapat menimbulkan bau tidak sedap. Tentunya bau dari mesin cuci tersebut dapat menyebar ke dalam pakaian, sehingga kamu perlu mencuci ulang pakaian kamu.
4. Atur pengaturan mesin cuci sesuai jenis pakaian
Hampir semua mesin cuci modern memiliki pengaturan khusus untuk setiap jenis pakaian. Tentu pengaturan
untuk mencuci pakaian berbahan kasar seperti celana jins berbeda dengan untuk pakaian berbahan katun.
Untuk itu diperlukan pengaturan yang tepat untuk setiap jenis pakaian yang akan dicuci.
Selain membuat kualitas pakaian terjaga dengan baik, pengaturan mesin cuci sesuai dengan pakaian
yang dicuci dapat merawat mesin cuci agar awet dan tahan lama.
5. Bersihkan tabung dan filter mesin cuci
Caranya cukup mudah. Setelah selesai mencuci, cukup isi mesin cuci dengan air secukupnya lalu atur dengan mode cleaning. Setelah membersihkan tabung mesin cuci, kemudian lanjutkan dengan membersihkan filter mesin cuci. Filter mesin cuci adalah tempat bersarangnya semua kotoran dari pakaian yang dicuci. Maka membersihkan filter mesin cuci sama pentingnya dengan membersihkan tabungnya. Untuk hasil yang lebih baik, kamu bisa bersihkan tabung dan filter mesin cuci setiap dua minggu sekali. Kotoran seperti lumut, kerak, dan noda mengendap lainnya akan hilang dengan cara ini.
6. Cabut colokan mesin cuci setelah selesai digunakan
Umumnya orang akan selalu membiarkan colokan mesin cuci tetap terhubung dengan listrik. Padahal, kebiasaan ini juga bisa berakibat buruk bagi mesin cuci lho. Ketika ada pemadaman listrik, voltase alat elektronik sering menjadi tidak stabil. Oleh karena itu, bisa menyebabkan terjadinya korslet dan alat elektronik jadi mudah rusak. Untuk menghindari kemungkinan buruk yang dapat terjadi, akan lebih baik jika colokan listrik mesin cuci dicabut setiap telah selesai digunakan.
7. Jangan mematikan mesin secara paksa
Tiap mesin cuci dilengkapi dengan pengaturan waktu otomatis untuk mematikan kerja mesin. Biasanya pada mesin cuci 2 tabung jadul, timer tersebut berbentuk kenop yang bisa diputar searah jarum jam. Sementara itu pada mesin cuci 1 tabung top loading atau tabung depan, timer yang disediakan sudah otomatis. Jangan pernah menyetop timer yang masih bekerja sesuka hati. Biarkanlah mesin cuci bekerja sesuai dengan waktu yang telah diset. Bila timer selalu dimatikan secara paksa, bisa dipastikan sistemnya akan mudah rusak. Kamu pun nantinya bisa kesulitan jika ingin mencuci dengan mode otomatis.
8. Jangan pernah menyetop timer yang masih bekerja sesuka hati.
Biarkanlah mesin cuci bekerja sesuai dengan waktu yang telah diset. Bila timer selalu dimatikan secara paksa, bisa dipastikan sistemnya akan mudah rusak. Kamu pun nantinya bisa kesulitan jika ingin mencuci dengan mode otomatis.